Kamis, 11 Desember 2014

// // Leave a Comment

Apa itu Hacking

Apa kabar sobat A Media, semoga sehat-sehat saja karena pada kesempatan ini kita akam mebahas mengenai Apa itu hacking. Istilah hacking atau hackers bukanlah kata yang sing lagi, bahkan kita yang akrab dengan komputer dan jaringan bahkan setiap hari mendengar atau membaca tentang hacking dan heckers. Apakah sobat berniat menjadi hacker, semoga tidak yah! Info ini hanya sebagai informasi buat kita semua. Oke, let's get back to the point.

Hacking adalah proses mencoba mendapatkan atau berhasil mendapatkan akses (masuk) ke komputer sumber secara illegal. Sedangkan hacker atau dalam bahasa Indonesia disebut Peretas adalah pelaku hacking, yaitu orang yang mencari dan mengeksploitasi kelemahan dari sistem komputer atau jaringan komputer. Pengertian diatas merupakan hacking dari kontes computer hacking (computer security).  

Karena seperti yang dilansir dalam Wikipedia.org, Hacking merujuk kepada: Computer hacking (Programmer Subculture, Computer security, and computer crime); Phone hacking; Illegal taxicab operation; Pleasure riding; Shin-kicking; Stealing jokes; Hietzing; and Roof and tunnel hacking.

Sejarah hacker

Terminologi peretas muncul pada awal tahun 1960-an di antara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata bahasa Inggris "hacker" pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik daripada yang telah dirancang bersama.

Kemudian pada tahun 1983, istilah hacker mulai berkonotasi negatif. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee, Amerika Serikat. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Satu dari pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.

Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang menyebut-nyebut diri sebagai peretas, padahal bukan. Mereka ini (terutama para pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan mengakali telepon (phreaking). Peretas sejati menyebut orang-orang ini cracker dan tidak suka bergaul dengan mereka. Peretas sejati memandang cracker sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Peretas sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi peretas.

Para peretas mengadakan pertemuan tahunan, yaitu setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan peretas terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktivitas peretasan.

Peretas memiliki konotasi negatif karena kesalahpahaman masyarakat akan perbedaan istilah tentang hacker dan cracker. Banyak orang memahami bahwa peretaslah yang mengakibatkan kerugian pihak tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs web (defacing), menyisipkan kode-kode virus, dan lain-lain, padahal mereka adalah cracker. Cracker-lah menggunakan celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk menyusup dan merusak suatu sistem. Atas alasan ini biasanya para peretas dipahami dibagi menjadi dua golongan: White Hat Hackers, yakni hacker yang sebenarnya dan cracker yang sering disebut dengan istilah Black Hat Hackers.


Tingkatan hackers

Haker mempunyai beberapa tingkatan, elite: mulai dari yang ahli atau professional dalam dunia hacking, semi elite, developed kiddie, script kiddle, sampai pada lamer atau orang yang menjadi hacker dan belum mempunyai pengetahuan tentang hacking. Berikut penjelasannya.

  1. Elite. Juga dikenal sebagai 3l33t, 3l337, 31337 atau kombinasi dari itu; merupakan ujung tombak industri keamanan jaringan. Mereka memahami sistem operasi sisi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi dan menyambungkan jaringan secara global. Sanggup melakukan pemrograman setiap harinya. Sebuah anugrah yang sangat alami, mereka biasanya efisien dan terampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat. Mereka seperti siluman yang dapat memasuki sistem tanpa terdeteksi, walaupun mereka tidak akan menghancurkan data-data yang ditemui. Karena mereka selalu mengikuti peraturan yang ada.
  2. Semi elite. Hacker ini biasanya lebih muda daripada Elite. Mereka juga mempunyai kemampuan dan pengetahuan luas tentang komputer. Mereka mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya (vulnerability)). Biasanya dilengkapi dengan sejumlah kecil program cukup untuk mengubah program eksploit. Banyak serangan yang dipublikasi dilakukan oleh hacker tingkat ini. Sialnya oleh para Elite mereka sering kali dikategorikan Lamer.
  3. Developed kiddie. Sebutan ini terutama karena umur kelompok ini masih muda (ABG) dan masih sekolah. Mereka membaca tentang metode hacking dan caranya di berbagai kesempatan. Mereka mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil dan memproklamasikan kemenangan ke peretas lainnya. Umumnya mereka masih menggunakan Grafic User Interface (GUI) dan baru belajar hal dasar dari UNIX, tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.
  4. Script kiddie. Seperti developed kiddie, Script Kiddie biasanya melakukan aktivitas di atas. Seperti juga Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal. Biasanya tidak lepas dari GUI. Hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti dan menyusahkan hidup pengguna Internet.
  5. Lamer. Mereka adalah orang tanpa pengalaman dan pengetahuan yang ingin menjadi peretas (wanna-be hacker). Mereka biasanya membaca atau mendengar tentang hacker dan ingin menjadi seperti mereka. Penggunaan komputer mereka hanyalah untuk main game, IRC, tukar-menukar perangkat lunak bajakan dan mencuri kartu kredit. Melakukan hacking menggunakan perangkat lunak trojan, nuke, dan DoS. Biasanya menyombongkan diri melalui IRC channel. Karena banyak kekurangan untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai tingkat developed kiddie atau script kiddie saja.

It's all about the hackers' level.

Mengapa hacker melakukan hacking?

Mungkin yang kita kenal, hacker adalah orang jahat yang melihat atau mengintai data dari komputer sumber. Tapi, hacker bukanlah cracker yang merusak data atau sistem. Hacker melakukan hacking dengan beberapa tujuan berikut.
  1. Just for fun
  2. Show off/ pamer
  3. Meretas suatu sistem secara rahasia
  4. Memberitahukan orang-orang tentang pikirannya
  5. Mencuri data penting
  6. Menghancurkan jaringan komputer musuh selama peperangan.

Tipe hacking


Website hacking
Menghack sebuah website artinya mengambil kendali dari website pemilik kepada orang yang meng-hack website tersebut.

Network hacking
Network hacking pada umumnya berarti mengumpulkan informasi tentang domain dengan menggunakan peralatan seperti Telnet, Nslook UP, Ping, Tracert, Netstat, dan lain-lain memlalui jaringan tersebut.

Ethical hacking
Ethical hacking yaitu dimana seseorang meng-hack untuk menemukan kelemahan dalam sebuah sistem lalu biasanya mem-patchnya.

Email hacking
Email hacking adalah akses gelap ke sebuah akun email atau melakukan surat-menyurat gelap.

Password hacking
Password hacking adalah proses menemukan sandi rahasia dari data yang telah tersimpan atau dari transmisi yang dilakukan oleh komputer sistem

Online banking hacking
Online banking hacking adalah akses ilegal ke sebuah rekening bank tanpa mengetahui password atau PIN atau tanpa izin pemilik akun yang diketahui sebagai Online Bank Hacking.

Computer hacking
Computer hacking adalah ketika data dalam komputer dilihat, ditambah, diubah tanpa sepengetahuan pemilik.

Sekian artikel tentang Apa itu Hacking.  Semoga bermanfaat.

Referensi:
Wikipedia.org
id.wikipedia.org









0 komentar:

Posting Komentar